Kabareskrim: Polisi Penembak Pengawal HRS Berpotensi Jadi Tersangka

Kabareskrim: Polisi Penembak Pengawal HRS Berpotensi Jadi Tersangka

Bareskrim Polri masih terus mendalami rekomendasi Komnas HAM untuk mendalami dugaan unlawful killing atau penembakan 3 anggota Polda Metro Jaya kepada 4 pengawal Habib Rizieq. Kabareskrim Polri menyampaikan polisi penembak pengawal HRS bisa berpotensi menjadi tersangka.

Setelah membuat Laporan Polisi (LP), penyidik kepolisian dan Kejaksaan melakukan gelar perkara awal untuk mencari bukti dalam kasus tersebut. Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, kasus tersebut masih diproses. Konstruksi kasus tengah disusun.

“Masih dalam proses, dugaan tersangka sudah ada. Namun, masih mengkonstruksikan kasus agar sama dengan Kejaksaan yang nantinya akan melanjutkan prosesnya,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (4/3).

Hal yang sama juga disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. Ia menegaskan, Polri akan menjalankan rekomendasi dari Komnas HAM.

“Rekomendasi dan temuan Komnas HAM, kami sudah jalankan. Saat ini masih terus berproses,” ujar Argo.

Sebelumnya, Dittipidum Bareskrim Polri telah membuat Laporan Polisi (LP) terhadap 3 anggota Polda Metro Jaya terduga Unlawful Killing dalam kasus baku tembak pengawal Habib Rizieq.

Unlawful Killing sendiri memiliki arti pembunuhan terhadap manusia dengan cara melawan hukum.

Sumber berita : Kumparan.com

READ  Lewat Fitur Baru, Tokopedia Dorong Ekonomi Syariah dan Produk Halal

Leave a Reply